Artikel Gizi6–8 Bulan (MPASI Awal)

Menu MPASI Bayi 6 Bulan & Jadwal Makan yang Direkomendasikan

23 Juli 2026

MPASI (Makanan Pendamping ASI) mulai diberikan saat bayi berusia 6 bulan karena kebutuhan gizinya sudah tidak lagi dapat dipenuhi oleh ASI saja. Pemberian MPASI yang tepat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta merangsang nafsu makan bayi. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memperhatikan jenis makanan, porsi, serta jadwal pemberiannya.

Menu MPASI sebaiknya mengandung gizi seimbang, meliputi protein hewani seperti daging, ikan, dan hati yang kaya zat besi dan DHA untuk perkembangan otak, serta protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Selain itu, bayi juga membutuhkan karbohidrat dan lemak sebagai sumber energi, serta vitamin dan mineral seperti zink, zat besi, dan vitamin A. Buah dan sayur dapat diberikan dalam jumlah cukup sebagai selingan, namun tidak berlebihan agar tidak mengganggu pencernaan bayi.

Contoh menu MPASI yang dapat diberikan antara lain puree alpukat yang dicampur nasi dan kembang kol, bubur daging sapi dengan bayam, serta bubur sayur yang dapat ditambahkan sumber protein seperti ayam atau ikan. Makanan diberikan dalam bentuk halus atau puree dengan porsi awal sekitar 2–3 sendok makan dan frekuensi dua kali sehari, kemudian ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan bayi.

Kebutuhan energi bayi usia 6 bulan sekitar 550 kkal per hari. Pada tahap awal, jadwal makan masih didominasi oleh ASI dengan tambahan MPASI dua kali sehari. Setelah bayi mulai beradaptasi, frekuensi makan dapat ditingkatkan menjadi tiga kali makan utama dan ditambah makanan selingan. Dengan pemberian MPASI yang tepat, bayi dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta mulai mengenal berbagai rasa dan tekstur makanan.

Portal Desa